Pacaran itu tidak nikmat dan tidak spesial

Pacaran itu Zina

 

Dije simpulkan:

Kalau sudah disentuh sebelum nikah, sudah tidak ada nikmatnya lagi setelah nikah.
Kalau sudah dipandang sebelum nikah, sudah tidak ada deg-degannya lagi setelah nikah.
Kalau berboncengan sudah biasa sebelum nikah, sudah tidak ada lagi spesialnya setelah nikah.
Sama juga dengan jalan berdua.

Apalagi sudah berzina lebih dulu!

Renungan buat Para Ikhwan:

Mana yang lebih enak?
Menyentuh wanita setelah nikah ataukah sebelum nikah?
Memandang wanita setelah nikah ataukah sebelum nikah?
Berboncengan berdua setelah nikah ataukah sebelum nikah?
Jalan berdua bergandengan tangan setelah nikah ataukah sebelum nikah?
Kata-kata mesra lebih menyenangkan diucapkan setelah nikah ataukah sebelum nikah, hayooo?

“حفت الجنة بالمكاره وحفت النار بالشهوات”
“Surga itu dihiasi dengan perkara-perkara yang dibenci sedangkan neraka dihiasi dengan hal-hal yang disukai.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Think!
Kalau begitu …
Ngapain pacaran bertahun2?
Kalau gitu …
Ngapain tidak segera dinikahi saja wanita pilihannya?
Biar dapat hal spesial dan nikmat di atas, daripada terus menerus dalam kubangan dosa.

Sebuah renungan bagi kita bersama. :)

Sumber: Pacaran Itu Tidak Spesial

say no to pacaran

say no to pacaran

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s